Monday, April 20, 2015

Edisi: Let it go ..

Hei, dhuk..
Ketidakikhlasanmulah yg membuat semuanya terlihat rumit, sulit, terasa membebani, melelahkan.
Kau lupa kata gurumu?
Tak ada masalah yg tak bisa diselesaikan dgn ikhlas. Apalagi ikhlasnya hanya untuk Allah.
Lepaskanlah, lapangkanlah hatimu, ridhalah atas ketetapan Tuhanmu.
Moga kau menjadi jiwa yg tenang.
Lepaskanlah, moga kau selalu merasa ringan.
Lepaskanlah, moga hadiah yg lebih baik dari Tuhanmu segera menghampirimu. 


Katakanlah, Dia Tuhan yang Mahasatu.
Maka jadikan Dia satu-satunya tujuan atas segala sesuatu.
Semoga berhasil ndhuk !


***

Wahai, ketika kita berani melepaskan sesuatu didunia ini yang paling kita sukai, bukankah justru disitulah letak wujud cinta yang begitu besar itu?
Maka tunggulah. Sang Mahacinta pasti akan memberikan ganti yang lebih baik.


Teringat sejenak cerita tentang sahabat. Betapa besar cintanya kepada Sang Mahacinta.
Sukarela melepas miliknya yang paling ia senangi. Apalagi kalau bukan karena mengharap ridhaNya.
Bahkan takut benar cintanya berpaling dari Rabbnya.
Masyaa Allah, laa haula wa laa quwwata illa billaah
***

Wahai, siapalah lagi yang akan mengerjakan tugas-tugas kita, memenuhi kebutuhan dan kewajiban kita kalau bukan diri sendiri ?
Orang lain mungkin akan simpati ketika melihat kita mengeluh. Simpati sesaat yang takkan bertahan lama. Tentu saja karena semua orang punya kesibukan dan urusannya masing-masing.
Tunggu apa lagi, lakukanlah pekerjaanmu. Bersabarlah dalam menyiapkan tugasmu !
Bismillah, berdoalah semoga hati selalu merasa senang dengan tugas yang telah ditetapkan-Nya.
Biar kerja makin bersemangat dan tak terasa berat.

***
"Hei ndhuk, ingatlah.. Didunia ini tak ada yang namanya beban yang berat. Karena presisi Tuhan takkan pernah salah. Dia selalu tahu kapasitas diri ciptaanNya. Yang berat itu hanyalah jiwa, jiwa kita yang lebih sering kurang mencintai pemberian Tuhan. Lepaskanlah keberatan jiwamu, ubah ia menjadi kerelaan demi cintamu pada Tuhanmu. Oke?!"


Ya. Ketidak-ikhlasanmu lah yg menyebabkan ketidaksederhanaan masalahmu ini.
Jawabannya sederhana. Dan kau sering mendengarnya berkali-kali.
Berharaplah hanya kepada Allah.
Ketika niatmu sesederhana itu, semua masalah hanyalah seperti kapas. Ringan.
Takkan ada langkah yg berat. Takkan lagi terasa lelah.
Sederhana saja, "Wa ilaa rabbika farghab".