Maka begitulah terkadang situasi dikehidupan ini.
Wahai, jika tembok keras itu ibarat seseorang yg kurang menyenangkan sikapnya terhadap kita, maka janganlah balas dgn sikap serupa. Jangan dijauhi, tetaplah terus berusaha bersikap baik kpd sesama.
Jikapun orang itu memang tidak bisa bersahabat dgn kita nantinya. Setidaknya kita bisa meredam permusuhan yg dapat terus berlanjut jika tetap saling membalas. Dan yg terpenting, dgn melakukan hal-hal baik, kita selalu bisa mendapatkan kedamaian dihati.
Seperti kondisi yg akan berbeda jika sebaliknya, saat kita mencoba mendekat lalu menyirami tembok itu dgn lembut.
Sungguh, ini telah diajarkanNya di QS Ali Imran:159.
“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.”
Semoga perumpamaan simpel yg kutemukan ketika piket KM ini mudah kita terapkan
Jadi, yuk selalu berusaha bersikap baik kpd siapapun. karena setiap kita berhak utk mendapat ketentraman dihati & menjadi jiwa yg tenang.
Sungguh, ini telah diajarkanNya di QS Ali Imran:159.
“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.”
Semoga perumpamaan simpel yg kutemukan ketika piket KM ini mudah kita terapkan
Jadi, yuk selalu berusaha bersikap baik kpd siapapun. karena setiap kita berhak utk mendapat ketentraman dihati & menjadi jiwa yg tenang.
