Monday, April 20, 2015

Cerita cahaya ke-33


Ini cerita tentang cahaya ke-33


Teman, tak mengapa jika kita memiliki sebuah perasaan khusus kepada lawan jenis saat ini. Sungguh tak pernah ada larangan, karena itu memang sudah fitrahnya kita sebagai manusia. Menandakan kalau kalian benar masih normal.
Tapi teman, perasaan kita yang fitrah itu, kalian tahu diapakan ia seharusnya?
Biarkan ia menjadi fitrah, sebagaimana makna hakikinya. Biarkan ia tetap Fitri, suci.
Dan sesuatu yang suci itu sudah ada aturan mainnya. Kalian hanya akan suci menjalaninya ketika ia telah bersatu dalam ikatan yang suci pula.
Maka, bagi kita yang sadar diri merasa belum mampu menjalani ikatan suci tersebut. Lihatlah, ada sebuah cahaya yang menelisik masuk mengagumkan. Dialah Cahaya ke-33 yang memberikan satu solusi, " Hei kalian, para pecinta yang sadar belum mampu menguntai benang suci itu, hendaklah kalian menjaga kesucian (dirimu). Dan tunggulah nanti Tuhanmu pasti akan memampukan kalian dengan karuniaNya"

Hei, siapalah yang tidak mau karuniaNya?
Jadi, dengan penuh kesadaran diri, yuk kita jaga kesucian diri terlebih hati dengan semakin banyak mendekat pada Illahi. Moga kita semua dihadiahi karuniaNya yang menakjubkan. Amin